Nanti…
by moeklas koerdi
Sebelum aku lanjut usia..
banyak bicara, bicara makna
banyak diam, diam berfikir
terus menulis, menulis cinta-asa
mengisi kanvas, kanvas cita-cita
menghias mimpi, mimpi hari ini
Sebelum (aku) lanjut usia
pasti punya waktu untukmu, seutuhnya..
meski dengan pengorbanan dan luka hati
sampai urat nadi berhenti pasti
biar kamu bicara dan senyum gembira
sampai waktu yang di gariskan datang
menjemput kita..
Sebelum aku lanjut usia..
hari ini, esok dan yang akan datang nanti
dengan sunyi dan sungging aku melangkah
dengan otak dan tenaga kucari wujud
dan, tak ‘kan bosan-bosan aku lihat dunia
sambil memandangi wajahmu..
Sebelum (aku) lanjut usia
aku ‘kan bahagia dan membahagiakanmu
‘kan kumahkotai lalu menjadikanmu dewi
sebab, hanya untuku hidupmu dan tubuhmu
karena aku pun demikian memahamimu
lalu kita habiskan waktu berdua
hingga kita lanjut usia, nanti..
Daksinapati 323 dan Kantin bni UNJ
(untuk calon mantan pacarku 22 September 2002)


